You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 300 Kucing Akan Disterilisasi Giat World Rabies Day
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Yuk Sterilisasi Kucing Gratis di Kantor Walkot Jakbar Akhir Pekan Ini

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menargetkan sebanyak 300 kucing dapat disterilisasi saat rangkaian kegiatan memperingati World Rabies Day.

Mengendalikan populasi kucing

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Novy C Palit mengatakan, pelaksanaan sterilisasi akan diadakan di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Barat pada 22 September 2024 mendatang.

"World Rabies Day diperingati setiap 28 September. Kami menargetkan 300 kucing jantan dan betina, baik yang merupakan peliharaan maupun hewan liar," ujarnya, Jumat (20/9).

108 HPR di Pulau Harapan Disterilisasi dan Divaksin Rabies

Novy menjelaskan, untuk persyaratan sterilisasi, kucing minimal berusia enam bulan atau beratnya sudah 1,5 kilogram, tidak sedang hamil, dan berkondisi sehat.

"Sterilisasi ini dilakukan untuk mengendalikan populasi kucing, khusunya di Jakarta Barat," terangnya.

Ia menambahkan, selain sterilisasi nantinya juga akan diadakan vaksinasi rabies gratis.

"Ini menjadi upaya menjaga Jakarta mempertahankan predikat Bebas Rabies yang sudah diraih sejak tahun 2004. Lebih penting, Vaksinasi rabies ini penting untuk kesehatan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11257 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6743 personNurito
  3. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye6553 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3586 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1688 personFolmer